Angsuranbulan pertama adalah sebesar 16,9 jutaan dan angsuran bulan kedua menurun menjadi 16,8 jutaan. Besarnya margin keuntungan akan ditinjau ulang setiap 6 bulan sekali. Syarat-syarat tambahan lainnya yang harus diperhatikan jika ingin mengajukan pinjaman syariah adalah obyek-obyek yang disetujui akan dibiayai oleh pihak bank.
Bank BNI Syariah menawarkan berbagai jenis produk pembiayaan .Pembiayaan yang paling diminati saat ini adalah produk KPR untuk membeli rumah baru atau bekas dengan cara kredit dan angsuran tetap selama jangka waktu tertentu yang telah ditetapkan pada saat awal pengajuan. Proses pengajuan KPR di Bank BNI Syariah sangat mudah dan cepat dengan uang muka yang ringan dibandingkan dengan Bank Syariah lainnya. KPR ini menggunakan sistem perbankan syariah dengan Akad Murabahah yaitu pembiayaan yang menggunakan skema jual beli dalam islam. Pada sebuah produk pembiayaan di bank tentu terdapat persyaratan yang harus dipenuhi calon nasabah, apabila memenuhi kriteria maka pengajuan akan diproses. Syarat untuk mengajukan KPR paling umum yaitu nasabah telah bekerja dan berpenghasilan tetap dibuktikan dengan slip gaji atau laporan pendapatan, KK, KTP dan Rekening Tabungan selama 3 bulan terakhir. Warga Negara Indonesia karyawan tetap usia minimal 21 tahun atau sudah menikah tidak termasuk dalam Daftar Pembiayaan Bermasalah menyertakan KTP, KTP, Kartu Keluarga dan Surat Nikah Slip Gaji, Rekening koran minimal 3 bulan terakhir dan NPWP Uang Muka Kurang lebih itu persyaratan yang dibutuhkan untuk mengajukan KPR Bank BNI Syariah. Untuk cicilan bulanan yang harus di bayar berdasarkan kemampuan dan kesepakatan nasabah dan bank. Namun untuk memudahkan anda mengetahui berapa cicilan bulanan tetapnya, maka disesuaikan dengan uang muka yang di serahkan. Contoh Angsuran KPR Bank BNI Syariah Angsuran KPR yang harus dibayar nasabah , apabila mengambil pembiayaan dengan plafon sebesar Rp selama 10 tahun adalah Rp per bulan, jadi total pengeluaran untuk rumah yang anda beli melalui KPR Bank BNI Syariah adalah x 120 bulan+ = Tabel KPR Bank BNI Syariah
KPRBNI Kredit Rumah KPR Bank BNI Suku Bunga KPR BNI Tabel Angsuran KPR BNI Simulasi KPR BNI Syarat KPR BNI. Ilustrasi bank bni. Penting tahu syarat KPR rumah terbaru di 2019 2020 dari BCA Mandiri Permata CIMB Niaga BTN BRI jika ingin mengajukan ke bank tersebut. Untuk lebih mudah dalam memahami KPR Bank BTN Syariah berikut ini tabelKPR BNI Syariah adalah kredit pemilikan rumah berbasis syariah yang dihadirkan oleh Bank Negara Indonesia BNI dalam memenuhi kebutuhan nasabah muslim untuk mencicil rumah tanpa khawatir riba. Keunggulannya pun menarik, yaitu mulai dari tenor atau jangka waktu pembayaran hingga 20 tahun. Selain pembiayaan rumah, layanan ini turut menawarkan pembiayaan tanah. Berikut detail mengenai produk-produknya. Apa itu KPR BNI Syariah Dikenal sebagai salah satu bank syariah, BNI Syariah menyediakan layanan untuk kredit kepemilikan rumah dengan syariat syariah. Tidak hanya itu BNI Syariah juga menawarkan berbagai produk pembiayaan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan memanfaatkan KPR BNI Syariah, kamu dapat mewujudkan untuk memiliki rumah baru maupun jenis hunian lainnya secara kredit namun dengan syariat syariah. Memiliki rumah dengan cara kredit atau mencicil yang ditentukan oleh jangka waktu saat pengajuan KPR. Mengambil rumah dengan cara kredit lewat KPR BNI Syariah tentunya akan memberikan keunggulan dibandingkan KPR Syariah dan bank syariah lainnya. Misalkan, mulai angsuran yang tetap, proses pengajuannya yang cepat dan mudah serta sistem autodebet dari rekening KPR. Griya iB Hasanah Diberi nama BNI Griya iB Hasanah, produk layanan KPR ini menggunakan akad berbasis jual beli syariah yang jelas sedari awal menggunakan akad murabahah. Lalu, terdapat pula akad musyarakah mutanaqisah yang menerapkan prinsip kepemilikan bersama untuk beberapa waktu yang kemudian nanti akan berpindah ke satu pihak. Dengan begitu, nasabah tidak perlu khawatir dengan adanya unsur riba karena tidak ada bunga dan cicilan melainkan pembayaran bertahap yang menjadikan aset tersebut nanti dimiliki salah satu pihak. Produk KPR BNI Syariah ini tidak hanya disediakan untuk pembelian rumah dan tanah. Kita bisa manfaatkan untuk membeli properti ruko, rukan, dan apartemen. Namun, prasyarat khusus untuk pembelian tanah, kita harus membangun rumah di atas tanah bersangkutan dalam waktu setahun hingga dua tahun. Buat yang pengin mengajukan KPR BNI Syariah, kamu bisa mengajukannya lewat situs resmi Bank BNI Syariah. Walaupun sudah memenuhi persyaratan, kamu akan tetap disurvei pihak Bank BNI Syariah. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kamu memang memiliki penghasilan untuk melunasi pinjaman Bank BNI Syariah tersebut. Agar memiliki gambaran mengenai angsuran kredit yang dibayarkan, kamu bisa menggunakan kalkulator bunga efektif berikut ini. Keuntungan dan fitur menarik KPR BNI Syariah Adapun keuntungan dan fitur menarik yang dihadirkan oleh KPR Syariah BNI Griya iB Hasanah, antara lain Jangka waktu pembayaran cukup panjang, yaitu sampai dengan 240 bulan alias 20 tahun. Maksimal pembiayaan yang disediakan oleh KPR BNI Syariah adalah Rp25 miliar. Namun dengan catatan, besaran pembiayaan akan tetap disesuaikan dengan penghasilan calon nasabah. Harga jual tidak akan berubah hingga pembayaran terakhir. Hal ini semakin menguatkan tidak ada riba dalam pembiayaannya. Uang muka atau pembayaran pertama yang diberikan nasabah untuk bank cukup ringan. Simulasi atau contoh perhitungan pembayaran KPR BNI Syariah Agar bisa mengukur kemampuan penghasilan kita, ada baiknya untuk memperhatikan simulasi beserta angsurannya berikut. Sebagai informasi, perhitungan angsuran ini diambil dari kalkulator situs BNI syariah. Sebagai contoh, kita mengambil rumah atau properti lainnya seharga Rp500 juta dengan tenor 240 bulan 20 tahun. Adapun simulasi uang muka dan angsuran KPR-nya menjadi Uang muka sebesar 20 persen, yaitu Rp100 juta. Angsuran per bulan adalah Penghasilan minimal untuk bisa mendapatkan pembiayaan tersebut adalah Rp12juta per bulan. Apa saja syarat-syarat mengajukan KPR BNI Syariah? Produk pembiayaan dari KPR BNI Syariah ini ditujukan bagi siapa saja, baik muslim maupun non muslim. Kriteria nasabah yang berhak mendapatkan pembiayaan tersebut adalah seorang Warga Negara Indonesia WNI berusia minimal 21 tahun. Selain itu, calon nasabah juga harus sudah berpenghasilan tetap selama minimal dua tahun belakangan. Selanjutnya, proses pengajuan bisa dilakukan dengan langkah-langkah berikut. Datang ke kantor cabang BNI Syariah dan bukan kantor cabang BNI. Isi formulir pengajuan KPR syariah. Lengkapi dokumen terkait yang meliputi fotokopi KTP, surat nikah, surat keterangan kerja, slip gaji, dan fotokopi mutasi di buku tabungan tiga bulan terakhir. Siapkan biaya-biaya yang perlu dipenuhi, seperti biaya asuransi jiwa, asuransi kebakaran, administrasi bank, dan notaris. Bagaimana mendapatkan produk KPR BNI Syariah Calon nasabah bisa mendapatkan produk KPR BNI Syariah atau yang lebih dikenal dengan BNI Griya iB Hasanah di kantor cabang terdekat atau domisili. Saat ini, kantor cabang BNI Syariah mencapai 68 kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Apa Keunggulan KPR BNI Syariah dibanding KPR konvensional? KPR BNI Syariah atau BNI Griya iB Hasanah memiliki keunggulan dalam pengadaannya sebagai salah satu fasilitas pembiayaan untuk membeli, membangun, merenovasi rumah termasuk ruko, rusun, rukan, apartemen dan sejenisnya. Berikut keunggulan yang dimiliki oleh BNI Griya iB Hasanah. Dalam pengadaan mengandalkan proses yang lebih cepat dengan persyaratan mudah sesuai prinsip syariah Memiliki maksimum pembiayaan hingga Rp25 miliar Untuk jangka waktu pembiayaannya mencapai 15 tahun kecuali pembelian kavling yang memiliki maksimal yakni 10 tahun atau disesuaikan kemampuan nasabah Mengantongi jangka waktu sampai dengan 20 tahun untuk nasabah yang memiliki fixed-income Uang muka sangat ringan yang dikaitkan dengan penggunaan pembiayaan Keuntungan lainnya memiliki harga jual tetap alias tidak berubah sampai cicilan lunas Pembayaran angsuran dilakukan dengan debit rekening secara otomatis atau dapat dilakukan di seluruh kantor cabang BNI Syariah maupun BNI konvensional Perbedaan KPR Syariah dan konvensional Bagi yang belum mengetahui bahwa ada perbedaan antara KPR Syariah dengan KPR konvensional. Berikut penjelasan perbedaan keduanya yang bisa kamu pahami sebelum memutuskan untuk mengajukan Kredit Kepemilikan Rumah. Yuk baca selengkapnya di sini. Akad perjanjian Dalam pengadaan kredit rumah syariah KPR Syariah, perbedaan pertama adalah akad atau kontrak perjanjian yang digunakan. Dalam KPR Konvensional yang digunakan hanya akad jual beli di mana nantinya akan ada pertukaran antara uang dan rumah. Sedangkan untuk KPR Syariah, terbagi menjadi beberapa akad di antaranya akad kepemilikan bertahap atau Musyarakah Mutanaqishah, akad sewa atau Ijarah, lalu akad sewa beli atau Ijarah Muntahiya Bittamlik. Nilai angsuran Untuk KPR Konvensional, nilai angsuran bergantung pada harga rumah, masa tenor, dan bunga pinjaman. Misalnya ada kemungkinan nominal rumah berubah setiap tahunnya terlebih menggunakan suku bunga fluktuatif. Sedangkan untuk KPR Syariah untuk besaran biaya angsuran tidak akan mengalami perubahan. Bunga pinjaman Di KPR Konvensional terdapat dua jenis bunga pinjaman yakni bunga tetap flat dan bunga mengambang fluktuatif. Nantinya bunga pinjaman dalam KPR Konvensional akan mengikuti suku bunga Bank Indonesia. Sedangkan untuk KPR Syariah, tidak memiliki sistem bunga lantaran menggunakan margin keuntungan. Margin keuntungan dalam kredit kepemilikan rumah syariah sudah ditetapkan sejak awal akad perjanjian. Masa tenor KPR Konvensional yang memiliki sistem berbunga pada umumnya akan memberikan tenor dalam jangka panjang pada nasabah. Bank konvensional bisa memberikan tenor hingga 20 tahun lamanya. Lain lagi dengan KPR Syariah, memberikan tenor kredit paling lama adalah 15 tahun. Tidak memiliki sistem bunga dalam pengadaan kredit kepemilikan rumah syariah maka tidak heran jika masa tenornya berbeda dengan KPR Konvensional. Penalti KPR Konvensional memiliki penalti jika nasabah menyelesaikan atau melunasi masa kredit lebih cepat dari tenor yang diberikan. Sedangkan KPR Syariah tidak memiliki penalti jika nasabah melunasi angsuran lebih cepat. Namun, sayangnya jika nasabah mengalami keterlambatan dalam membayar angsuran maka akan dikenakan denda sebesar 5 persen dari nilai cicilan. Pertanyaan seputar KPR BNI Syariah Bagaimana perhitungan KPR BNI Syariah? Perhitungan KPR BNI Syariah akad murahabah dan musyarakah mutanaqisah. Dengan begitu, nasabah tidak perlu khawatir dengan adanya unsur riba karena tidak ada bunga dan cicilan melainkan pembayaran bertahap yang menjadikan aset tersebut nanti dimiliki salah satu pihak. Berapa bunga KPR BNI Syariah? Bunga KPR BNI Syariah murabahah flat 1 tahun adalah 11,47%, sementara itu untuk bunga KPR BNI Syariah flat 20 tahun sebesar 12,79%. Apa syarat pengajuan KPR BNI Syariah? Syarat pengajuan KPR BNI Syariah dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini Datang ke kantor cabang BNI Syariah dan bukan kantor cabang BNI. Isi formulir pengajuan KPR syariah. Lengkapi dokumen terkait yang meliputi fotokopi KTP, surat nikah, surat keterangan kerja, slip gaji, dan fotokopi mutasi di buku tabungan tiga bulan terakhir. Siapkan biaya-biaya yang perlu dipenuhi, seperti biaya asuransi jiwa, asuransi kebakaran, administrasi bank, dan notaris.TabelAngsuran Kredit Mikro Bank BRI Syariah 5 - 25 Juta Mikro 75iB Melalui jenis pertolongan Mickro 75iB Nasabah sanggup mengajukan pertolongan mulai dari 5 juta - hingga dengan 75 juta dengan tenor pengembailan mulai dari 6 bulan - hingga 60 bulan. KPR BNI Syariah – Memilih layanan perbankan bagi seorang muslim dalam membeli rumah menjadi hal penting khususnya bagi kita yang mengedepankan hukum Agama. Guna menjawab keresahan tersebut Bank Negara Indonesia Syariah memberikan penawaran pembiayaan pemilikan rumah dengan beragam keunggulan dan kemudahan dalam syarat pengajuan. KPR BNI Syariah atau Griya iB Hasanah dapat dijadikan sebagai pilihan tepat bagi kita yang hendak membeli rumah dengan sistem kredit atau cicilan namun tetap mengedepankan hukum islam. Beragam keunggulan dan keistimewaan kredit pemilikan rumah melalui BNI Syariah antara lain sebagai berikut. Syarat mudah Proses Cepat Plafon Besar hingga Rp 5 Miliar Tenor panjang hingga 180 bulan atau 15 Tahun Sistem angsuran mudah dan tetap Menerima Takeover dari Bank lain Menggunakan akad Murabahah Bisa digunakan untuk pembelian rumah second Bisa digunakan untuk pembelian kavling atau tanah Beberapa keunggulan di atas sedikit banyak membuktikan bahwa Griya iB Hasanan dapat diajukan secara fleksibel guna pembelian rumah baik baru maupun bekas. Selain itu BNI Syariah juga memberikan kemudahan baik dalam hal syarat maupun proses pengajuan, adapun syarat pengajuan KPR BNI Syariah yakni sebagai berikut. Usia debitur minimal 21 tahun. Memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap setiap bulan. Menyertakan kelengkapan dokumen pendukung seperti KTP, Bukti penerimaan gaji, Identitas Keluarga dan Pasangan, Dokumen Rumah yang akan dibeli, dan formulir permohonan saat pengajuan. Proses verifikasi yang dilakukan oleh BNI Syariah antara lain melakukan evaluasi terhadap jumlah pinjaman, properti yang dibeli dan penghasilan Anda sesuai porsi yang telah ditentukan. Simak juga Suku Bunga KPR Paling Rendah Tabel Angsuran KPR BNI Syariah Secara logika semakin besar uang muka yang kita berikan dalam proses KPR maka angsuran bulanan yang perlu kita bayarkan akan semakin ringan. Namun demikian Griya iB Hasanah memberikan ketentuan uang muka sebesar 30 persen dari nilai properti atau rumah yang akan Anda beli. Untuk memperjelas, berikut kami rangkumkan sedikit simulasi tabel angsuran KPR BNI Syariah dalam beberapa waktu pelunasan antara 5 tahun hingga 15 tahun. Harga RumahUang Muka 30%Pembiayaan60 Bulan120 Bulan180 Bulan Tabel di atas sekedar simulasi dan prediksi saja, beberapa hal yang perlu Anda butuhkan tentunya dapat Anda tanyakan langsung pada petugas Bank dengan mendatangi kantor cabang BNI Syariah terdekat dengan domisili Anda. Semoga ulasan mengenai syarat pengajuan KPR BNI Syariah di atas dapat memberikan kita gambaran dalam melakukan pengajuan Griya iB Hasanan di Bank Negara Indonesia Syariah. TabelAngsuran BNI Syariah. BNI Multiguna iB Hasanah. Multiguna iB Hasanah merupakan fasilitas pembiayaan konsumtif yang diberikan kepada masyarakat yang ingin membeli barang kebutuhan konsumtif namun berdasarkan prinsip syariah. Berbeda dengan pembiayaan lain, Multiguna iB Hasanah hanya menerima agunan berupa tanah dan bangunan yang memiliki KUR BNI Syariah merupakan salah satu produk pembiayaan yang disediakan oleh BNI Syariah, salah satu bank syariah terbaik di Indonesia. Selain tabungan, deposito, dan kartu kredit, produk KUR menjadi salah satu produk unggulan dari BNI Syariah. Hingga akhir tahun 2020, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan mikro melalui produk KUR hingga Rp 2,23 triliun. Tak heran jika KUR dari bank syariah ini banyak diincar oleh para pemilik usaha kecil dan mikro yang membutuhkan dana segar untuk mengembangkan usahanya. Jika kamu termasuk pelaku UMKM yang ingin mengajukan pembiayaan KUR dari BNI Syariah, simak artikel ini sampai habis ya. Sebab kali ini Lifepal akan membahas secara lengkap mengenai syarat KUR BNI Syariah 2021 berikut cara pengajuan, biaya, dan angsurannya. Sebagai salah satu institusi keuangan terbesar di tanah air, BNI juga memiliki produk-produk keuangan seperti kartu kredit syariah, KPR syariah, perlindungan jiwa, yakni asuransi jiwa. Contohnya saja asuransi BNI Life Syariah yang menanggung biaya pendidikan anak hingga kuliah dan santunan meninggal dunia hingga 2 kali lipat uang pertanggungan. Selain bermanfaat, asuransi ini tanpa riba karena dikelola dengan prinsip syariah. Tentang KUR BNI Syariah Sejak September 2020 BNI Syariah resmi ditunjuk oleh pemerintah menjadi salah satu penyalur Kredit Usaha Rakyat KUR. KUR BNI Syariah langsung menjadi salah satu produk pembiayaan unggulan yang dimiliki oleh BNI Syariah. Disebut Kredit Usaha Rakyat karena memang pembiayaan ini diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil dan mikro yang bergerak pada sektor usaha produktif. Yang dimaksud dengan sektor usaha produktif antara lain pertanian, perikanan, kelautan, peternakan, perhutanan, perdagangan, restoran, perindustrian rumah tangga, jasa simpan pinjam, komunikasi, serta jasa-jasa lainnya. Tujuan dari dibuatnya produk KUR ini sendiri adalah untuk membantu menyediakan modal usaha bagi pemilik usaha kecil dan mikro supaya usahanya bisa berkembang. Dalam penyalurannya, BNI Syariah selalu memperhatikan unsur kehati-hatian sesuai prinsip syariah Islam. Pun setelah penyaluran dilaksanakan, BNI Syariah akan tetap melakukan pemantauan untuk menjaga kualitas pembiayaan. Ada 2 jenis KUR yang bisa kamu pilih sesuai dengan jenis usahamu. Kedua jenis KUR ini dibedakan berdasarkan besar plafonnya. Yang pertama, KUR Mikro iB Hasanah yang menyediakan pinjaman Bank BNI bagi pengusaha mikro dengan plafon mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 50 juta. Sementara jenis kedua yaitu KUR Kecil iB Hasanah menyediakan pembiayaan lebih dari Rp 50 juta sampai maksimal Rp 500 juta untuk pelaku usaha kecil. Berikut ini adalah perbandingan mengenai kedua jenis KUR tersebut Jenis KURKUR Mikro iB HasanahKUR Kecil iB HasanahPlafonRp 5 juta – Rp 50 juta > Rp 50 juta – Rp 500 jutaMarginEfektif 6% per TahunEfektif 6% per TahunTenorMaksimum 36 Bulan untuk modal kerja Maksimum 60 Bulan untuk investasiMaksimum 48 Bulan untuk modal kerja Maksimum 60 Bulan untuk investasiAkadMurabahahMurabahahLama UsahaMinimal 6 BulanMinimal 6 Bulan Keunggulan KUR dari Bank Negara Indonesia Syariah Keunggulan utama yang menjadikan KUR dari bank BNI Syariah banyak diminati oleh para pengusaha atau investor adalah karena pinjaman KUR ini tidak memerlukan agunan atau jaminan. BNI Syariah akan memberikan fasilitas pembiayaan modal kerja atau investasi sesuai Syariah Islam bagi debitur individu, perseorangan, atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau memiliki agunan tambahan tetapi belum mencukupi untuk pengajuan pendanaan. Sehingga tidak perlu diragukan lagi kalau KUR dari bank BNI Syariah merupakan solusi tepat bagi para pengusaha kecil dan mikro untuk mengembangkan usahanya. Selain keunggulan tersebut, masih ada lagi keunggulan lain seperti berikut ini KUR dari bank BNI Syariah dijalankan sesuai dengan syariat Islam. Bebas dari segala proses riba dan tidak menerapkan bunga. Syarat pengajuan KUR tergolong mudah dan cepat. Margin pinjaman lebih ringan jika dibandingkan KUR bank konvensional, yaitu hanya 6% efektif per tahun atau margin anuitas/flat yang setara. Plafon pembiayaan cukup besar, mencapai Rp 500 juta. Tenor pembiayaan panjang sampai dengan 60 bulan atau 5 tahun. Pembayaran angsuran KUR dapat dilakukan di seluruh Kantor Cabang BNI Syariah ataupun BNI konvensional. Banyak promo menarik yang ditawarkan pada nasabah KUR, seperti tabungan haji, hadiah sepeda, hingga cashback ke tabungan BNI Syariah. Akad KUR dari Bank Negara Indonesia Syariah Dalam pelaksanaannya KUR ini menerapkan prinsip akad yang mekanismenya diatur sesuai dengan syariat Islam. Sehingga bagi kamu yang ingin melakukan pengajuan KUR di bank BNI Syariah wajib hukumnya untuk mengikuti prinsip akad yang dimiliki pihak bank. Untuk prinsip akad yang dimiliki oleh bank BNI Syariah adalah akad Murabahah dan mudharabah/musyarakah dengan penjelasan seperti berikut ini Akad Murabahah Akad Murabahah merupakan akad yang mengatur perjanjian jual beli antara bank sebagai penyedia pinjaman dengan nasabah atau debitur sebagai peminjam. Dalam akad murabahah ini, bank syariah membeli barang yang diperlukan nasabah kemudian menjualnya kepada nasabah untuk tujuan modal kerja atau investasi secara angsuran. Harga yang berlaku yaitu harga perolehan ditambah dengan margin keuntungan yang disepakati antara Bank syariah dengan nasabah. Pada KUR dari bank BNI Syariah, margin yang disepakati adalah sebesar efektif 6% per tahun. Akad Mudharabah/Musyarakah Akad mudharabah/ musyarakah dapat diberikan dalam bentuk modal kerja untuk proyek atau usaha tertentu. Dengan menggunakan prinsip ini pembayaran dapat dilakukan secara angsuran maupun lumpsum atau sekaligus di akhir. Biaya dan Lain-lain dalam KUR Saat mengajukan pinjaman KUR dari bank BNI Syariah kamu akan dikenakan biaya seperti biaya administrasi, asuransi, notaris, materai, dan lain-lain. Namun tidak perlu khawatir karena biaya ini cukup ringan dan nominalnya cenderung tidak terlalu besar. Untuk biaya administrasi dan materai biasanya akan dibebankan kepada nasabah dan dibayarkan ke teller saat proses pengajuan pinjaman berlangsung. Sementara untuk asuransi, biaya notaris, dan lain sebagainya akan diterapkan sesuai kesepakatan yang berlaku antara nasabah dan bank syariah. Rincian biaya ini pun dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Tabel Angsuran KUR BNI Syariah Terbaru Setelah mengetahui sekilas tentang KUR dari bank BNI Syariah, kini saatnya kamu memahami tabel angsuran KUR BNI Syariah terbaru. Tabel angsuran terbaru 2021 ini bisa menjadi referensi bagi kamu untuk mengetahui simulasi pembiayaan KUR sesuai jenisnya. Tabel angsuran KUR Mikro iB Hasanah Bagi para pemilik usaha mikro yang hendak mengajukan KUR Mikro iB Hasanah, berikut adalah simulasi tabel pembiayaan KUR terbaru tahun 2021. Plafon Pembiayaan RupiahJangka Waktu / Tenor Bulan Dilihat dari jumlah pinjaman dan angsuran bulanannya yang tidak memberatkan, KUR Mikro iB Hasanah cocok bagi kamu yang memiliki bisnis kecil-kecilan. Tabel angsuran KUR Kecil iB Hasanah Bagi para pemilik usaha kecil yang hendak mengajukan KUR Kecil iB Hasanah, berikut adalah simulasi tabel pembiayaan KUR terbaru tahun 2021. Plafon Pembiayaan RupiahJangka Waktu / Tenor Bulan Dengan penawaran pinjaman mulai dari Rp 50 juta – Rp 500 juta, pemilik usaha kecil bisa menyesuaikan besar pinjaman beserta angsuran dan tenor yang sesuai dengan keadaan usahanya. Persyaratan Dokumen KUR BNI Syariah Untuk bisa mengajukan pinjaman KUR dari bank BNI Syariah, baik KUR Mikro iB Hasanah maupun KUR Kecil iB Hasanah, kamu membutuhkan beberapa persyaratan dokumen yang harus disiapkan. Pada dasarnya persyaratan dokumen untuk kedua jenis pinjaman ini cukup mudah dan tidak jauh berbeda. Namun, tak kalah penting dari dokumen, kamu juga harus memastikan usaha yang kamu jalankan memiliki legalitas yang lengkap sesuai bidang usaha dengan kriteria seperti berikut Memiliki pengalaman di bidang usaha selama minimal 2 tahun. Usaha yang dijalankan produktif dan aktif minimal 6 bulan Dapat menunjukkan rekening bank 6 bulan terakhir. Nasabah tidak termasuk dalam blacklist Bank Indonesia. Nasabah tidak tercatat sebagai nasabah pembiayaan macet atau bermasalah. Nasabah tidak dalam kondisi menerima kredit perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB dan Kartu Kredit. Bagi pengusaha kecil dapat menunjukkan kepemilikan NPWP, Laporan Keuangan dan SPT Tahunan PPh, serta bukti kepemilikan agunan/jaminan yang sah dan masih berlaku. Jika yakin kamu dan usahamu telah memenuhi kriteria yang disebutkan di atas, kini saatnya menyiapkan persyaratan dokumen KUR di bank BNI Syariah. Persyaratan DokumenKUR Mikro iB HasanahKUR Kecil iB HasanahFotokopi KTP Elektronik Pemohon dan Suami/Istri PemohonVVFotokopi Kartu KeluargaVVFotokopi Surat Nikah/Surat Cerai/Surat Keterangan Meninggal Suami atau IstriVVFotokopi Rekening Tabungan/Rekening KoranVVForm Pengajuan KURVVFotokopi Surat Keterangan UsahaVVFotokopi NPWP & Fotokopi Surat AgunanXV Cara Pengajuan KUR BNI Syariah Setelah semua persyaratan dokumen terpenuhi, kamu bisa langsung melakukan pengajuan KUR dengan cara mendatangi kantor cabang BNI Syariah dan mengikuti langkah-langkah berikut ini Ambil nomor antrian untuk ke customer service dan sebutkan tujuan kamu untuk mengajukan KUR. Biasanya pihak customer service BNI Syariah akan menanyakan apakah kamu sudah mengetahui tentang produk KUR dan informasinya secara lengkap atau belum. Jika kamu bersedia, customer service BNI Syariah akan menjelaskan secara rinci mengenai produk KUR mulai dari besar pinjaman, tenor, margin, dan juga syarat-syarat yang dibutuhkan agar pinjaman yang kamu ajukan disetujui. Setelahnya, kamu akan diminta untuk mengisi form pengajuan dan melengkapi persyaratan dokumen yang dibutuhkan. Petugas akan melakukan pengecekan atau survei dan kamu diminta untuk menunggu hasil dari survei tersebut palung tidak dalam 1 hari. Jika pengajuan pinjaman disetujui kamu akan dihubungi kembali oleh pihak bank untuk melakukan proses penandatanganan kontrak pinjaman. Proses pengajuan KUR telah selesai dan dana akan langsung cair ke rekening BNI Syariah kamu. Tips dari Lifepal! Demikianlah pembahasan mengenai KUR BNI Syariah, semoga bermanfaat untuk kamu para pengusaha yang sedang mencari modal usaha, ya. Selain dari BNI, tak ada salahnya jika kamu membandingkan dengan program KUR dari bank lain seperti KUR BRI dan KUR BCA. Dengan memiliki lebih banyak opsi, kamu berkesempatan mendapatkan pinjaman usaha yang lebih menarik. Manfaatkan Asuransi BNI Life Syariah Selain unggul dalam hal produk KUR, Bank BNI Syariah juga memiliki keunggulan dalam hal asuransi yang bisa memberikan perlindungan bagi keuanganmu. Sangat penting untuk menjaga kesehatan keuangan jika kamu ingin mengajukan pinjaman KUR. BNI Life syariah akan memberikan manfaat proteksi jiwa yang dikelola dengan prinsip syariah sehingga memberikan ketenangan selama kamu memiliki tanggung jawab untuk membayar angsuran KUR. Jika sewaktu-waktu terjadi hal yang bisa mengganggu kesehatan keuanganmu seperti misalnya biaya berobat di rumah sakit yang cukup mahal, kamu tak perlu khawatir akan kesulitan membayarkannya ketika dalam waktu bersamaan harus juga melunasi angsuran KUR. Sebab BNI Life Syariah akan membantu menanggung biaya berobat tersebut. Alhasil, angsuran KUR BNI kamu pun bisa tetap berjalan lancar. Ingin tahu lebih banyak seputar kesehatan keuangan dan pinjaman KUR? Ajukan saja pertanyaan di Tanya Lifepal. Nantinya para ahli keuangan akan membantu memberikan jawaban dan solusi untuk berbagai pertanyaanmu. Pertanyaan Seputar KUR dari Bank Negara Indonesia Syariah Apa itu KUR BNI Syariah?KUR atau kredit usaha rakyat dari BNI Syariah merupakan fasilitas pendanaan dari Bank BNI Syariah untuk tambahan modal usaha produktif dan investasi yang dijalankan sesuai dengan prinsip syariat Islam. Berapakah bunga KUR dari bank BNI Syariah per tahun?KUR dari bank BNI Syariah tidak menggunakan sistem bunga, namun menerapkan margin efektif sebesar 6% per tahun. Berapa maksimal pinjaman Kredit Usaha Rakyat BNI Syariah?Plafon maksimal pinjaman KUR dari bank BNI Syariah mencapai Rp 500 juta. Berapa waktu maksimal pengembalian pinjaman Kredit Usaha Rakyat dari bank BNI Syariah?Tenor pinjaman maksimal KUR dari bank BNI Syariah untuk investasi adalah selama 60 bulan atau 5 tahun. Sementara untuk modal usaha, KUR mikro memiliki tenor maksimal 36 bulan dan 48 bulan untuk KUR usaha kecil. Apakah wajib memiliki NPWP untuk bisa mengajukan Kredit Usaha Rakyat di bank BNI Syariah?NPWP dibutuhkan untuk mengajukan pinjaman KUR Kecil iB Hasanah dengan kredit di atas Rp 50 juta. . 118 372 271 195 86 103 58 431